Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

2 Mei 2023

THE BLUE BIRDS STORY

 


Ada sebuah dongeng dari Eropa tentang “Blue Bird”

Tentang sepasang kakak beradik

Mereka melalui berbagai cobaan untuk mencapai kebahagiaan itu

Berkelana jauh untuk sebuah kebahagiaan

Tetapi ..

Kebahagiaan mereka adalah sebuah burung biru

Burung biru di rumah mereka

Sebuah kebahagiaan yang kau cari dengan susah payah

Mungkin berada di dekatmu

Kau hanya harus membuka matamu

Dan menatap sekelilingmu

Adakah sesuatu yang kau lewatkan?

Karna hari berjalan dengan panjang

Terkadang bahkan kicauan burung di jendela bisa membuat kau damai

Sesederhana itulah rasa bahagia.

 

3 Jan 2023

Jangan Berhenti Bermimpi

Angin berhembus begitu riuh

Pagi yang damai

Matahari memulai hari dengan cerahnya

Manusia berkejaran dengan waktu untuk hidup

Ada mimpi di setiap deru nafas

Membuncah dengan semangat pagi

Begitulah hidup

Ada mimpi yang terus berjalan

Membawa manusia berlari tak terhingga

Kicauan burung meracau bersaing dengan bising jalanan

Semesta berotasi tiada henti membawa setiap harapan

Harapan dan mimpi 

Beriringan dengan mesra 

Ada sebuah kutipan 

"Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu" 

Disinilah aku sekarang menulis sebuah mimpiku

Aku ingin menulis!! 

Menulis mimpi dengan memulai sebuah sarapan di pagi hari

Sebuah sarapan bisa kau lakukan menjelang siang

Tak ada yang terlambat selagi kau lapar dan kenyang dengan asupan makanan

Begitupun dengan sebuah mimpi

Tak ada yang terlambat

Ayo kita bermimpi 

Mulailah dengan menulisnya dalam benakmu

Kau akan merasa hangat

Dan tersenyum mengingat semua mimpi yang kau bayangkan akan terjadi

Di halaman ini kau harus berdamai dan memulai lembaran baru

Dengan senyuman 

Berbahagialah

Karna bermimpi membuat kita berharga 



10 Sep 2022

25 LIFE ON OR 30 LIFE ON




Bagaimana sebuah angka menjadi momok yang menakutkan bagimu? 

Umur mungkin adalah sebuah angka, tapi ternyata tubuhmu pun punya masanya sendiri

Kita boleh bersombong tidak memedulikannya

Tapi apa daya alam semesta mempunyai aturannya sendiri

Bagaimana kau akan berkompromi dengannya

Sedangkan kau seakan melawan dunia di alam nyata

Kita berdebat tentang bagaimana menjadikan dunia menjadi lebih baik

Sedangkan alam semesta dan dunia tak pernah sekalipun melambat bersamamu

Tentu bagi orang yang sangat mandiri, umur menjadi momok nyata yang menakutkan

Aku terkadang berpikir bagaimana kebebasan yang aku dapatkan ini seakan menjadi tembok tinggi

Yang menghalangiku bersatu dengan alam semesta yang seutuhnya

Ini adalah pikiran absurd ku

 Ketika persahabatan bahkan padam ditelan waktu

Ketika pekerjaan menjadi satu-satunya alasan kau berjalan

Ketika bahkan kehidupan cintamu seakan lenyap

Kau berjalan dengan gravitasi konstan

Cahaya matahari yang menemani harimu

Cahaya bulan yang menyelimutimu

Bahkan tulisan inipun tidak punya tujuan

Rasanya hidup begitu membosankan

Akulah yang membosankan

Apakah tidak ada orang yang ingin memanfaatkan keberadaanku ini? 

Hahaha

Aku hanya tertawa memikirkannya

Bahkan ketika kau bosan pikiran itu hinggap dikepala aroganmu

Bahkan ketika tulisan ini hanya dibaca segelintir orang yang tersesat

Mungkin hanya aku sendirilah yang membacanya

Ketika orang dikehidupan nyataku membacanya mungkin mereka akan berpikir

Aku adalah orang kesepian yang menyedihkan

Mereka akan membaca dengan kerutan dahi dan tentu dengan kata andalanya

"sudah kubilang, dia seharusnya..." 

Aku membenci orang mengomentari hidup orang lain

Tetapi aku iri dengan kehidupan mereka yang terasa hidup dimataku

Kehidupan yang sederhana yang berjalan beriringan dengan semestalah yang kuinginkan

Tetapi hasrat manusiaku selalu ketakutan 

Ketakutan harus hidup berbagi pikiran dengan orang lain

Ketakutan yang aku ciptakan

Aku memilih menjadi lilin yang menerangi dan hilang ditelan gelap

Aku bahkan ingat ketika seorang bertanya

"mengapa kau ingin menjadi lilin?" 

Aku ketika itu menjawab

Aku tak ingin menjadi pusat perhatian, aku benci ketika orang memberi tatapan, 

Aku tergagap ketika orang terdiam saatku bicara

Aku, aku dan aku

Ya Aku

Aku dan tulisanku

Isi pikiran randomku di malam minggu. 


Ini adalah serangkaian caraku mengingat apa yang aku rasakan setelah aku menyelesaikan kan sebuah series ☺️ klik ini buat info lengkap seriesnya. 


16 Mei 2022

Unconnected Life


Rasanya aku terputus dari dunia

Bagaimana caranya aku dapat terhubung kembali? 

Di zaman ini banyak media sosial yang dapat menjadi jembatan penghubung manusia

Tapi bagiku, rasanya semua seakan terputus

Aku hanya hidup di duniaku

Di sosial media tanpa nama

Rasanya seakan ramai, orang berbincang tentang kehidupan 

Dan aku bagian dari dunia maya mereka yang menjadi penonton

Tapi di duniaku, aku seakan mati tanpa tanda kehidupan 

Rasanya kemajuan zaman dalam teknologi ini menjadi pertanyaan lain dalam benakku

Apakah itu menjadi jembatan penghubung dunia, ataukan menjadi tembok penghalang bagi orang sepertiku? 

Aku terjebak di dunia itu dan menjadi nyaman tanpa berinteraksi dengan orang-orang

Dulu aku bersyukur karna dengan kemajuan ini membantuku berkomunikasi tanpa harus berbicara 

Berkomunikasi tanpa menunjukkan muka tanpa harus bersuara dengan wajahmu

tapi terkadang aku merasa aku merasa merindukan diriku yang lalu ketika masih banyak bersuara dengan lantang dan malu-malu

Karna aku merasa hidup :) 

Kini aku merasa sesak

Aku merasa kesulitan menghubungkan semua hal ini

Semua seakan tak terasa menyenangkan 

Jantungku tak berdegup dengan riang

Apakah itu masih terasa hidup? 

Sejak kapan semuanya menjadi salah? 

4 Feb 2022

Liberation Note

 Entah kenapa aku ingin mengetik kembali

Keinginanku menulis datang dan pergi

Apakah hidup selalu membosankan? 

Aku ingin hidup yang meriah tapi jiwaku hanya ingin yang hening

Energiku terkuras dengan cepat seperti es di siang terik

Dan menjadikannya es juga membutuhkan waktu

Apakah akan berbeda ketika kau hidup di tempat yang berbeda? 

Apakah akan berbeda jika kau terlahir lebih lambat

Aku selalu bertanya pada lembaran kertas dan file kosong di depanku

Semua pertanyaan yang berbalik kujawab dengan anggukan

"semua akan berbeda tentu saja, tapi sepertinya perasaanmu akan tetap sama

Apa yang akan membuatmu berbeda? 

Aku bosan, tetapi menjalani hidup saja melelahkan

Apakah ada yang bersamaku? 

Merasa bosan tapi selalu kelelahan dengan manusia 

Aku hanya tertawa dalam angan

Sungguh jiwa yang egois

Tapi tolong jangan berusaha menilaiku

Ini catatan kebebasanku 

Kemudian aku tersadar, siapa yang kan menilaimu? 

Aku hanya bisa tertawa.. Kau tak peduli dengan orang lain

Apakah akan ada yang memedulikanmu? 

Hukum manusia itu "give and take" 

Kau berbicara seolah ada yang akan menilaimu, 

Tetapi kau lupa orang menilaimu ketika mereka "peduli" 

Dan ketika kau orang peduli kau pun harus menunjukkan usaha yang sama 

2 Nov 2021

Semesta mendengar

 Aku tercekat

Aku teriak

Jiwa ini lemah, 

Aku berpikir keras apa yang terjadi

Padahal itu hanya  skenario di kepalaku

Aku membodohi diri dan berpikir segalanya memburuk

Oh Dunia... 


Aku hanya anak kecil tersesat

Bisakah kalian lebih ramah 

Tidak mungkin, Dunia bukan hanya berputar untukmu

Bumi berotasi selama 24 jam 

Dan tidak melambat hanya utuk jiwa lemahmu

Aku bertanya pada diri

Dan dirikulah yang menjawab dengan buruknya, 

Bisakah kau lebih baik terhadap hatimu sendiri? 

Dia hanya ingin mendengar kata-kata yang baik

Hatimu memang lemah, biarkan dia bernafas

Pikiranmu hanya terlalu luas, dan memperkeruh suasana dalam kepalamu

Sel-sel dalam kepalamu sedang berperang

12 Sep 2021

Manakala Senja


Senja manakala sore

Menemani para pencari jejak kehidupan dalam setiap langkah

Senja yang pilu hari ini

Lembayung menghiasi senja 

Adakalanya hati ini terbuai senja yang menawarkan racun 

Racun bahwa hari sudah selesai

Senja yang memabukkan 

Ratapan sunyi sembari gelap menemani

Ada hidup yang berputar dengan siklus yang sama

Terus berputar sesuai arah jarum jam

Berharap jarum jam akan berbalik arah

16 Agu 2021

Kembalinya Asa

 


Setelah sekian purnama

Aku hanya memandangi kertas kosong itu,

Apakah kau akan menulis?

Tanyaku pada diri...

Rasanya hasrat itu sudah tumpul,

Apakah aku bisa kembali mencipta semesta kata?

Aku hanya bisa menyusun kata-kata rumit

Yang bahkan orang bosan dan tak mengerti

Ini hanya racauan, gumaman

Seorang penulis galau

Sudahlah aku hanya ingin posting

Dan mengisi ruang waktu diantara kita.

Saat ini rasanya jengah jika menulis tentang diri sendiri

Biarkan semesta yang bicara





24 Jun 2018

Untitle, XXIVII


Semua hal terjadi tidak dengan ketidaksengajaan
Bolehkah aku memaki?
Aku ingin teriak, memaki, dan meraung
Itu hanya di dalam kepalaku,
Hah... aku takkan bisa melakukannya di dunia nyata
Why?
Karena aku penakut kecil yang hanya bisa berlari dan berpaling
Aku hanya bisa mengasihani diriku sendiri, betapa menyedihkan
Tapi mungkin itulah cara terbaik mengobati apa yang terjadi


Semua hal rasanya hanya semu, bahkan aku tak yakin apa yang aku lakukan saat ini
Bisakah Tuhan mengirimkan seseorang untukku?


XXIVII




13 Apr 2016

Percakapan, Aku dan Kata-kataku

Aku melihat buku catatan kau dan menemukan tulisan ini:
“suatu esai tentang kebosanan
Mungkin suatu hari aku akan lari,
Tapi lari itu seperti pecundang dan aku bukan pecundang
Aku tidak akan lari
Aku akan menatap matahari seperti hari yang bersinar terik
Terik yang menyakitkan
Silau dan dahaga
Matahari baru menyita waktu, seperti rasa yang tak pernah mati
Apa yang kutulis adalah manifestasi rasa sungkan
Aku yang berhenti menatap bulan dan terbakar dingin”

.
.

Aku begitu naif kala itu, lihat sekarang? Hari ini?
Kau tetap lah pecundang amatir, yang hanya selalu membual bahwa kau bukan pecundang.

Ironis

Karna pada akhirnya kau lari dengan ketakutan, tapi ketika di persimpangan kau menoleh dan terseok-seok menyusuri jalan kembali.

12 Apr 2016

Sist VS Bob

 Aku kembali melakukan hal nekat lainnya, ini seperti bukan aku ... ah benar ini bukan aku. Tapi hati kecilku berkata kenapa mesti merasa aneh dengan pilihanmu sendiri, seperti kau yang salah mengambil Keputusan saja!!!

Jangan menyesali Keputusan yang kau buat!!

Ah itu semua gerutuan sist, aku aneh menatapnya ... dia seperti bukan dirinya merutuki hal yang sudah dia putuskan ckckck aku bahkan tak mengerti akal pikirannya.

“bodoh!!!”

8 Sep 2014

[Notes] - masih tentang SIST & BOB

Dia memandangiku dari jauh, dia terlihat lebih gelap aku bahkan hampir tidak bisa melihatnya dari kejauhan; tetapi dia memanggilku dengan keras dan menyuruhku datang mendekat.

sist kau kemana saja?, kau selalu menghiraukan panggilanku akhir-akhir ini bahkan tak jarang selalu berpura-pura tak melihatku “ ujarnya dengan muka memelas sambil menyuruhku duduk dengan isyarat mata.

ahhh bob, bukan seperti itu” aku tertawa dengan canggung didepannya; aku memang kehilangan control diri akhir-akhir ini hingga bob pun berkata seperti itu.

lihat dirimu sist... kau seperti orang yang kehilangan arah, matamu selalu kosong” bob menatapaku tajam.

“benarkah??? Aku terlihat begitu??” Ah bob hanya kau yang menyadarinya.

“ahh kau kaget bahwa aku menyadarinya kan? Memang hanya akulah yang sadar ... kalau bukan aku lalu siapa?” Bob tersenyum seakan apa yang aku pikirkan sama dengan apa yang dia perkirakan, dan sayangnya memang begitu.

“aku hanya sedang berpikir tentang aku yang tidak bertanggung jawab” aku mengeluarkan apa yang sebenarnya kurisaukan.

bertanggung jawab? Apakah kau berbuat sesuatu yang salah? Ah aku tahu ini hanya perasaanmu yang terlalu sensitif??” Bob dengan serius menatapku, yang balik kutatap dengan lebih serius dalam diam.

kau diam dan berarti itu benar ... sudahlah jangan terlalu serius menghadapi hidup, hidup harus dijalani dengan bahagia; hanya itu” Bob menyeringai dengan tawa khasnya, “rasanya itu bukan aku”.

ah aku selalu begini bob, jika aku tak sanggup melakukannya aku malah lari; bukankah itu kekanakan? Rasanya ini memang tidak benar .. percayalah bob dulu aku tak begini” aku menyeringai dengan kakunya sambil menghela nafas yang berat.

ehm, kau memang seperti itu ... kau memang kekanakan terkadang gak percaya pada keyakinan diri sendiri dan malah lari; ya seperti itulah kamu sist tapi setiap orang memang memiliki kelemahannya masing-masing apapun itu, ya itu kelemahan kamu” bob hanya menatap langit dengan tenangnya sambil berbicara, “rasanya aku tidak pernah seperti itu”.

Aku juga menatap langit sambil menggumam “jika aku tak berada ditempat yang sama seperti sekarang, akankah semua berbeda? Ah pikiran itu selalu terlintas di benakku bob, bukankah itu konyol selama 3 tahun terakhir atau mungkin selama belasan tahun ini, itu yang selalu kupikirkan ketika aku merasa buruk”

“yah aku tentu tahu, kau selalu mengatakannya hampir setiap kita bertemu ... itu Cuma pembelaan alami pikiranmu sist, tapi aku akan mengatakannya juga entah keberapa kalinya; dimanapun kau siapapun kau menjadi, kau akan tetap menjadi kau bukankah ini tempat yang berbeda yang kau janjikan bahwa kau akan berubah dan sekarang apa yang kau katakan? Kau ingin tempat lainnya? Tak ada lagi yang lainnya” bob tetap menegakkan kepalanya ke langit seakan mungkin aku ini tak ada di sampingnya, “aku rasa aku tak pernah bisa sepertinya berbicara tanpa pernah merasa ter-provokasi, bahkan aku tak pernah aku sepenuhnya”

“inilah caranya bertahan hidup bob, kau harus jadi ikan tanpa pernah bisa hanyut ... kalau mungkin kau bisa jadi ikan salmon yang menantang arus; seperti itulah hidup yang sesungguhnya” bob kemudian menatapku dengan senyum mantapnya dengan mata besarnya.

“aku memang selalu menjadi aku bob, sebanyak atau sesering apapun aku meminta penadapatmu aku tetap berdiri diatas kakiku sendiri” aku terkekeh pada akhirnya mengakhiri sesi kali ini dengan tawa aneh.

“seperti itulah kamu sist; tak ada yang dapat menanganimu” tawa bob juga pecah pada akhirnya.

Perbincangan kami memang selalu berat, karna memang inilah kami ada untuk saling ada ketika dibutuhkan; itu tidak setiap hari bahkan kami hanya bertemu dalam dunia yang apa saja bisa terjadi kami dihidupkan hanya lewat kata-kata dan kalimat. Seperti itulah aku dan bob, kisah yang tak berujung juga tak berawal.


1 Okt 2013

aku tanpa Nama ~

Jika bosan hanya tinggalkan saja dan jangan menoleh, sakit yang ditimbulkan toh akan sirna oleh waktu. Sudah terlalu sakit hingga menangispun hanya bisa tanpa suara bahkan tanpa air mata yang tergenang. Mengunci mata dan hati dari semua suara, hanya mimik pilu yang hadir !!!  you like a loser. Kesedihan layaknya kanker, menggerogoti hati, meracuni pikiran dan membunuhmu ! orang  bahkan tak tahu namamu,



Aku memang bukan orang yang yang rupawan, tapi aku juga manusia sepertimu . kau layaknya pedang bermata dua, muka tajam yang akan menggores setiap perkamen kulit dengan sayatan tajamnya dan meninggalkan muka tumpul untuk mengoyaknya. Tubuh yang renta,tubuh tanpa jiwa yang hanya bisa kau lihat dengan matamu ... mata tanpa jiwamu. Hanya dunia yang terlihat dari matamu, suatu hari bahkan kau aka menghamba tanah yang akan menguburmu,menguraimu menjadi bakteri-bakteri , menjadi tulang tanpa daging yang kau banggakan, menjadi apa yang kau sebut hina. Aku membencimu bahkan tanpa hatipun aku sudah membencimu, kau mematikan semua semua tombol hidup dan rasaku. Menjadikanku hitam dan menghilang, aku dan dan dunia, aku dan kau, aku dan kita – aku tanpa mereka, aku tanpa kalian- dunia hitam katamu.

hari ini, Gelas itu pecah !

Apakah aku harus selalu menyerah? , Tapi Tuhan tak pernah mengajari untuk menyerah ...
Mengapa aku tak diberi keberanian mengelak Ya Tuhan
Kadang pilu itu menyeruak di ruang hati, membakar hati dan hitam
Ingin teriak AKU BUKAN BUDAKMU! , Tapi suara itu hanya tercekat dan hilang ..
Apa artiku selama ini?
 Apa kebaikan hati bukan hal yang patut dihargai?!
Silahkan pergi dan tinggalkan saja, Jangan hanya pergi untuk kembali menghitam dan mengemis ||
Aku memang bukan orang yang pantas untuk berkata
Tapi itu marah, itu kesAL, bicara yang racau dan aku menghilang
Fatamorgana belaka ... ikatan itu ... seberapa lamapun tetap saja, Pada kenyataanya jauh !!
Aku mengeluh pada hidup dan aku yang menghamba
Hari ini, gelas itu pecah




10 Jul 2013

Mengejar dan Menggapai !!!

hari ini ingin mengejar angin dan bebas ...
bebas dari belenggu dunia,
jika jadi angin aku ingin berhembus sepoi-sepoi melintasi kawasan panas nan gersang
memberi sedikit kesegaran dengan hembusan anginku
angin-ku kugapai,

26 Jan 2013

Balada, sabtu siang



Sabtu siang; panas terik berawan tipis, kemudian hujan membahana
Rasanya hujan kembali turun di hari yang panas ini,
Dada terasa sangat sesak, mata memanas dan dengan cepatnya memerah dengan perlahan
Menundukkan kepala dan air pun jatuh ke tempat yang kududuki
Pilu rasanya ... kenapa memilukan? Apakah aku harus terus mengalah pada kehidupan...
“INI TIDAK ADIL” jiwa ini memberontak dengan kuat-nya

Tangisan tanpa suara itu kembali di hari yang terik membakar
Mengharu biru di tempat sunyi itu
Berjuang untuk sesuatu yang bahkan tidak aku inginkan
Ahhhhh ...
Walau aku tak selalu aku benar
Bolehkan aku  menuntut hari yang keras ini?
Menuntut sebuah persamaan padaku ... keras memang sekolah kehidupan itu
Menaiki satu tangganya saja bahkan harus  terseok-seok

Diiringi hujan yang mengguyur di bawah penantian berujung sesal

21 Agu 2012

Kataku Untukmu #memoar


 Setiap katamu mengandung sihir

Setiap kalimatmu mengandung racun

Setiap paragrafmu menyimpan sejuta rasa yang terpendam

Kau menulis dengan tangan hatimu, dengan tinta pikiranmu, dan dengan kertas pandanganmu

Tulisanmu terpendar di kegelapan hatiku bagai gerimis sore

Paragraf-paragraf itu tercetak di setiap neuron-neuron otakku, di kegelapan lorong-lorongnya

Ceritamu memberi tawa sesaat bagi lukaku, untuk keegoisan jiwaku

Kisahmu  inspirasi untuk setiap tindakku, untuk setiap ragu yang kudapat

Perjuanganmu canda di setiap kata sepiku

Tangis di setiap kalimat tawaku

Setiap aku kembali dengan kisahmu aku justru semakin terkagum
Tahukah kau kal?

Kau ceritaku,

 kisah hidupku,

 nafas kegilaanku, 

dan dengkuran segala kekonyolanku

Obsesimu mengalir di aliran darah khayalanku



 Untukmu ... kawan sepi dan tawaku 



12 Agu 2012

Tanpa nama, Tanpa cerita


Apakah dengan membalas dendam akan membuatnya  nyaman dan damai?

Apakah setelah itu terbalaskan akan menjadikannya orang yang berbeda ?

Benarkah?

Setelah yang dia lalui, apakah dunia akan menjadi tempat yang ramah bagi orang sepertinya ... ?

Yang telah mengalami masa-masa suram tapi selalu ia kenang dengan berbinar, dengan senyum mengulum... tak adil bahkan ia tidak menyadari bahwa ia dibodohi

klise

13 Apr 2012

Sebuah sarapan dan Luka


Duniaku mungkin berbeda dengan duniamu, dengan dunia kalian....
aku mungkin memang tak bisa ada di dunia kamu dan kalian...untuk saat ini 

bisakah aku hanya berlalu lalang ?
aku memang hanya berlalu lalang tanpa pernah terlihat... 
kelihatannnya seperti itu kawan, 
mugkin aku akan terjatuh, tersungkur, berdarah dan luka
tapi aku takkan tunduk pada dunia itu... 

berlalu lalang?
seperti itukah?
aku hanya lurus berjalan dan tak terlihat
sebenarnya itu luka 
tapi terluka tanpa pernah berusaha sembuh itu sia-sia

...

27 Feb 2012

[Story] 28 feb 2010

Aku selalu berkata dalam hati..
“aku harus menjadi orang berguna bagi orang lain, orang yang mungkin bisa membuat orang lain nyaman dan bahagia dengan kehadiranku”
            Tetapi sisi hatiku yang lain berkata...
“terkadang apa yang kamu lakukan untuk menjadi yang kamu inginkan itu membunuhmu secara perlahan-lahan, terkadang apa yang kamu lakukan itu adalah bumerang bagi dirimu, sesuatu yang mungkin akan menyakitimu tanpa kau sadari ...”
            Kadang sisi hatiku itu selalu membisiku dengan kata-kata...
“Persahabatan macam apa itu?
Yang dibangun diatas tanah kebohongan,
Bata kepalsuan dan tembok arogansi...
Buat apa kawan,,,?
Tidakkah kau sadar? SADARLAH!!!!!”
           
Sudahlah kawan...
Hari ini takkan berakhir hanya karna kau berbuat satu kesalahan “it's FINE, OK!!”
Itu semua akan baik-baik saja, believe me ...!!
Kawan, sejatinya hidup tak bisa diukur oleh kata-kata
Sejatinya hidup tak akan pernah terselami pikiran dangkal kita..

-hari dimana aku meragukan sebuah persahabatan-

Me. My self and i