Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan

16 Agu 2025

ODE TO MY FATHER


My father is a good husband, a good man, and a family man.

we can talk with him about politics, the environment, or family business, but we rarely discuss our feelings. We lack the courage to go there.

He worked all his life to provide for family, but because he was always busy with work, he couldn’t attend any of our school events.

His motto is :

“Give generously to others, and good will come back to you. The more you give, the more good will return.”
Every month, he donates to people who are elderly, less fortunate, or struggling to make a living.

I remember when I was a child, our neighbors would come to our house each month, and my mother would give them rice with some beverage. I thought it stopped when I was in high school, but later I found out he has continued this tradition to this day. Now, it’s mostly just him and a few others who know about it. He doesn’t want everyone to know; he thinks that’s not appropriate. Until hes gone, he want that to continue the tradition with his child.

I don’t have many memories of family vacations.
We were always busy he was working hard to make a living, and we, his children, were occupied with school and later, with work. Our schedules never seemed to align.

This is one of my biggest regrets.
He never wanted his family to suffer, so when he was sick, he endured it alone, never wanting to see a doctor.

Even now, it’s hard for me to believe he’s gone. It happened too quickly, and I feel I didn’t have enough time to bring him more happiness.
I wish my father peace and freedom from pain, and I hope he’s in a beautiful place beyond this life.

I’ll always admire my father’s dedication and strength. He worked tirelessly to provide for us, often sacrificing his own comfort and desires. He taught me the value of hard work, generosity, and resilience, even if he rarely spoke of these things directly. His dedication wasn’t just felt by us; he also built a small mosque in our community so that our family and neighbors could pray in peace without the need to walk far.Though he may not have been able to spend much time with us, his actions showed how deeply he cared. He built a foundation for our family and inspired us to carry his values forward.

I am grateful for all he did, and I’ll always carry his lessons and love in my heart. His legacy lives on in the lives he touched, especially ours. This is not meant to glorify his life, but rather to offer a tribute and way to honor my father now that he is beyond my reach. In these words, I wish only to remember and preserve the goodness he brought into our lives.


I miss you, paa. 

so bad, forgive me about what i've done.

25 Sep 2023

[PART 1] MEMOAR KECIL : BAPAK

saya ingat saat kecil seringkali bermain dan diasuh oleh kakek dan nenek dari pihak ibuku, saya memanggil mereka dengan sebutan Bapak dan Mamah. saya kala itu masih satu-satunya cucu perempuan pertama di keluarga ibuku sehingga apa yang kesebut akan diikuti oleh semua adik dan sepupuku di masa depan.Ibuku mengajar SD dari pagi sampai sore mulai hari senin hingga sabtu, Bapak dan mamah seringkali mengurusku bergantian dengan nenek dari pihak ayahku. Bapak dan mamah bertani, berkebun mereka mengurus padi, kebun, ikan, ayam semua mereka lakukan bahkan bapak punya alat penggilingan kelapa dan singkong sehingga orang-orang di kampung acapkali berkunjung ke rumah bapak setiap harinya.

Bapak adalah seorang pekerja keras, sepanjang ingatanku bapak melakukan semua yang dia bisa tak pernah sehari pun beliau menganggur; bapak seringkali bergurau kalau tidak bekerja beliau malah sakit badan. Beliau juga orang yang senang bergaul dan bergabung dalam acara keagamaan di kampung dan salah satu pelopor salah satu ormas sehingga beliau juga dihormati kala itu. Walaupun bukan orang yang hangat dalam berbicara dan bercerita tetapi beliau selalu memberikan apa yang diinginkan oleh cucunya. saya ingat sebelum masa sekolah dasar, ketika ada penjual keliling dan uang dari ibuku habis lalu akan lari ke bapak atau mamah dan meminjam uang yang tentu saja mereka berikan dengan cuma-cuma 🙂.

Saya sering ikut dalam kegiatan Bapak, salah satunya adalah memancing. Setelah memancing, kami biasanya akan memotong tebu yang tumbuh di sekitar kolam dan memotongnya menjadi potongan kecil, saya bersama sepupu akan mengunyahnya perlahan sambil menikmati manisnya tebu di bawah sinar matahari terik. Terkadang kami para cucu bermain di sawah atau kolam, semuanya dibebaskan tak ada larangan kami tak boleh bermain kotor atau tidak. Rumah bapak berdekatan dengan adik perempuan dan laki-lakinya sehingga sayapun kerapkali dijaga oleh nin dari bapak (beliau adalah orang berjasa dan banyak yang kusesalkan dalam kepergiannya). 

"Dalam hal kemampuan menggunakan tenaga dan kreativitas, tidak ada yang bisa menandingi Bapak. Bahkan, beliau mampu mengubah halaman rumahku menjadi seperti taman dengan beragam tanaman yang sangat indah. Jika ada kontes merawat dan menata tanaman, saya yakin Bapak pasti akan menjadi juara. Bapak memiliki keahlian dalam menanam pohon boxwood (buxus) dan merangkainya sampai setinggi  ±2 meter kemudian membentuknya menjadi berbagai bentuk menara kecil yang memukau. Ketika baru saja dipangkas dan dibentuk, tanaman ini sangat cantik.


ILUSTRASI GAMBAR

Selain itu, Bapak juga menata tanaman buxus yang lebih rendah menjadi seperti pagar yang mengelilingi halaman. Ketika musim hujan tiba, halaman akan menjadi hijau dan menyegarkan, sangat indah untuk dilihat. Bahkan gerbang samping rumahku juga tak luput dari keahlian Bapak. Beliau menanam garlic vine yang menjalar di atas gerbang, membentuknya melengkung dan Ketika bunganya mekar, warna ungu yang indah dan rindang menciptakan pemandangan yang memukau. Saat melewati gerbang samping, rasanya seperti masuk ke dalam negeri dongeng, meskipun harus diingat bahwa bunganya memiliki aroma yang kurang sedap, jadi hanya enak untuk dipandang 😂.

ILUSTRASI GAMBAR

Kolam ikan kami selalu subur di tangan Bapak. Kami sering mengurasnya untuk hajatan di kampung, dan ikan yang dihasilkan selalu besar. Di bagian belakang halaman rumah, terdapat berbagai jenis tanaman seperti sosim, sereh, pohon pisang, dan singkong - semuanya tumbuh subur. Di rumah Bapak, bahkan ada sebuah pohon jambu yang lebat. Ketika saya masih kecil, saya sering memanjatnya dengan gembira."

"Kami juga sering melakukan perjalanan jauh bersama. Pamanku menikah dan rumah istrinya berada jauh di atas gunung, sehingga setiap beberapa bulan, kami akan mengunjunginya. Desa tempat mereka tinggal terletak jauh di atas gunung, dan perjalanan menuju kesana benar-benar menegangkan. Bahkan, tanjakan Nagreg yang terkenal pun terasa tidak seberapa dibandingkan dengan jalanan ini.

Kami harus menggunakan ojek motor untuk kesana dan melewati setiap tanjakan, beberapa di antaranya ada yang melingkar, bahkan ada yang kemiringan tanjakannya hampir mencapai 45 derajat. Jalur tersebut berbatu dan berliku-liku. Saat itu, saya selalu berdoa ketika melintasi tanjakan dan turunan, karena rasanya seperti nafas kita terhenti sesaat (seakan-akan naik roller coaster, haha). Perjalanan itu melelahkan, tetapi tak sekalipun Bapak dan mamah mengeluh. Beliau selalu bersedia melakukan perjalanan jauh untuk mengunjungi menantu dan cucunya dengan senang hati."

"Suatu siang, kami sekeluarga baru saja mengunjungi seorang saudara yang sakit. Setelahnya, kami memutuskan untuk pulang dan berjalan kaki sejauh beberapa kilometer di bawah terik matahari. Bapak, bagaimanapun, memutuskan untuk memotong jalan pintas melalui persawahan, yang saat itu hanya tampak seperti hutan dan ladang. Meskipun kami tidak melihat jalur yang jelas, saya dan sepupu mengikuti Bapak untuk waktu yang cukup lama. Kami berjalan di antara tanaman padi, merasakan matahari yang menyengat, dan akhirnya, kaki kami dipenuhi dengan jejak rumput liar. Pada saat itu, yang kami rasakan adalah kelelahan dan rasa gatal di kaki. 

Namun, sekarang saya bisa merasakan sensasi lain dari kenangan ini. Saya dapat mencium harum tanah dan menikmati pemandangan yang memanjakan mata. Bukankah ini sangat mengagumkan? Waktu berlalu, dan saat matahari mulai turun ke peraduan, kami tiba di persawahan di selatan kampung, yang berdekatan dengan kuburan keluarga dan di bawah pohon besar yang kami kenal dengan sebutan 'pohon Bunut'.

Cerita-cerita diatas adalah sebagian kenangan yang kuingat dengan samar, sebuah kenangan yang hidup di pikiranku dalam waktu yang lama. Bapak telah meninggal ketika saya kuliah, bertahun sakit dalam jangka panjang telah membuat tubuhnya begitu menderita. Bapak selalu melakukan pekerjaan seumur hidupnya, tentu berbaring di tempat tidur sangat menyakitkan tapi beliau saat ini telah tenang kembali ke yang Maha Kuasa.

 

 


20 Sep 2021

Review Film : Wadjda

Review film kali ini sih murni memang pengen bahas film timur tengah, rasanya jarang banget nonton film produksi timur tengah di layar kaca ataupun di platform semacam netfilx. Dulu pernah nonton children of heaven dan Turtles can fly, nah sekarang pas cari-cari di netflix ternyata memang ada beberapa film timur tengah dari Saudi arabia, Mesir, tidak banyak memang kebanyakan justru film tersebut tidak syuting di timur tengah. 


Kemudian nemu nih sejenis children of heaven, judulnya Wadjda (bahasa Arab: وجدة) adalah sebuah film kolaborasi Arab Saudi-German pada tahun 2012 yang ditulis dan disutradarai oleh perempuan bernama Haifaa al-Mansour. Film ini sebetulnya dibangun dengan ide yang simple, yaitu seorang anak perempuan ingin membeli sepeda dan ingin berlomba dengan seorang anak laki-laki yang merupakan teman sekaligus tetangganya. Tetapi karna budaya dan agama, Wadjda tidak bisa membelinya dengan mudah. Dia tidak diberikan uang untuk membelinya dan dilarang mengendarai sepeda oleh ibunya karna di Saudia tidak ada perempuan yang bersepeda.

10 Sep 2021

Laskar Pelangi

Mari kita berbicara tentang "Laskar Pelangi" yang menjadi bagian dalam " my version of the Greatest Book". 

Banyak daerah di indonesia yang masih jauh dari kata layak bila dibandingkan dengan kota-kota besar dalam hal pendidikan. 

Bahwa kita semua yang mengenyam pendidikan dengan mudah harus bisa mensyukurinya, ketika melihat laskar pelangi kita bisa melihat geliat menuntut pendidikan yang sangat tinggi, bahwa mereka ingin terus berkembang setiap hari pergi sekolah walaupun harus menempuh puluhan kilo bahkan dengan keadaan yang tidak memungkinkan. Tapi yang membuatnya lebih terasa spesial adalah bagaimana mereka menikmati saat-saat bersekolah, bermain dan menjalani kehidupan dengan rasa syukur yang sama seperti kita pada umumnya walaupun dengan semua keterbatasan. Sekolah yang hanya sepuluh orang, kelas yang hampir rubuh yang setiap hujan bocor, dan ketika ujian harus menumpang ke sekolah lain karna kurangnya siswa. 

"Belajar adalah hiburan yang membuatnya lupa pada seluruh penat dan kesulitan hidup. Buku baginya adalah obat dan sumur kehidupan yang airnya selalu memberi kekuatan baru agar ia mampu mengayuh peda menantang angin setiap hari. – Lintang"

"Hidup bisa demikian bahagia dalam keterbatasan jika dimaknai dengan keikhlasan berkorban untuk sesama. Hiduplah untuk memberi sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya - Pak harfan" 

Ada banyak "Lintang" lainnya di Indonesia yang tidak bisa menikmati pendidikan karna keadaan, tidak tersentuh oleh pemerintah; mereka yang harusnya menikmati masa kecil dan pendidikan tetapi harus dipaksa menerima keadaan.

6 Sep 2018

Yogyakarta dan Kenangan (Part II)

Menyambung dari part I, sudah terlalu lama tapi ketika cerita pertama dilabeli Part I aneh kalau berhenti ha..ha..ha..

Pagi hari kami makan depan penginapan dengan harga yang terjangkau dan jauh berbeda dengan harga angkringan daerah malioboro, dan kenyang tentunya.

Rencana hari kedua adalah ke Borobudur, karna kemaren beli tiket terusan dari Candi Prambanan otomatis kami harus ke Candi Borobudur di Magelang. Pagi-pagi kami berangkat ke Terminal Giwangan naik TransJogja arah ke Terminal Giwangan, sekitar 15 menit dari pugeran sampai dan kami cari Bis 3/4 ke Magelang. Terminal Giwangan cukup kecil dan biasanya banyak orang yogya tapi jangan salah turis mancanegara pun ada yang naik bis ini, ongkos nya sekitar 20.000 untuk sekali perjalanan sampai terminal Borobudur.


Bis Terminal Giwangan

Perjalanan ditempuh dalam waktu 2 jam, nikmatin saja perjalanannya rame asli deh berasa jadi orang lokal 😀. Siap aja sama angin selama perjalanan, tapi sebenernya kita bisa aja naik Damri yang ber-AC dari Stasiun Yogyakarta - Magelang (turun di Pertigaan Palbapang lalu dijemput shuttle bus ke Borobudur) tapi karna rute ini lebih ribet jadi gak jadi opsi.

13 Apr 2016

Percakapan, Aku dan Kata-kataku

Aku melihat buku catatan kau dan menemukan tulisan ini:
“suatu esai tentang kebosanan
Mungkin suatu hari aku akan lari,
Tapi lari itu seperti pecundang dan aku bukan pecundang
Aku tidak akan lari
Aku akan menatap matahari seperti hari yang bersinar terik
Terik yang menyakitkan
Silau dan dahaga
Matahari baru menyita waktu, seperti rasa yang tak pernah mati
Apa yang kutulis adalah manifestasi rasa sungkan
Aku yang berhenti menatap bulan dan terbakar dingin”

.
.

Aku begitu naif kala itu, lihat sekarang? Hari ini?
Kau tetap lah pecundang amatir, yang hanya selalu membual bahwa kau bukan pecundang.

Ironis

Karna pada akhirnya kau lari dengan ketakutan, tapi ketika di persimpangan kau menoleh dan terseok-seok menyusuri jalan kembali.

18 Sep 2015

Mari Menghilang !!!!!

Kali ini pengen update blog walaupun sebenernya lagi sibuk skripsi-an #modus
Maksudnya saya sedang butuh semangat untuk skrip-sweet hahaha makanya mau sedikit melemaskan otot dengan menulis tentang LIBURAN !!!!
Waktu bulan juni 2015 aku bersama kawan sepenanggungan (sesama butuh liburan) memutuskan untuk liburan dengan budget yang minim tapi maksimal J J
Awalnya Cuma iseng mau ke rumah saya (mulai bipolar dengan saya aku *abaikan*), tapi akhirnya acara ke rumah saya jadi Cuma bermalam XDXD. Pantai yang kami tuju tak lain adalah pantai pangandaran, why? Because it not to far from bandung ... kita karena acara nya memang murni rendah budget makanya semua serba mendadak, mulai dari kapan sampai apa yang dibawa.
Oke kita mulai perjalanannya, cekidot !!! (jangan berhenti sampai bawah, just dont!)

Keterangan : sebelum berangkat, sedang nunggu neng santi, dan ini di Mesjid :O membunuh waktu dengan foto, yeah not bad XD








18 Agu 2015

NO ENDING

Sudah lama tak menulis, ah kangen ..
Lagi sibuk dan mood menghilang. Ah fatal,
Ketika buka-buka file di lepi nemu sekumpulan video lama ketika masih #fetus ^^, waktu itu edisi liburan dengan kutipan “melarikan diri” J.

Aku ingin membaginya, dont worry, dont be bother sista ... aku Cuma takut videonya menghilang tanpa jejak haha. Sekarang ini, laman site seperti blog sudah layaknya rumah ingatan  yang menyimpan apapun yang kamu lupakan. Kejadian buruk waktu itu si lepi kena masalah dan semua file menghilang termasuk file zaman asrama TT___TT dan tidak kembali.  Emang gak bisa minta file lagi? Lagi??? Bahkan bertemu untuk main pun diragukan apalagi untuk itu.

1 Mei 2015

Racau, Itu racau.

Racauan bisu dengan tinta 
Coba dengar dengan tertib 
Ini bukan aku, hanya saya
Ketika perjalanan itu semakin panjang
Langkah itu kembali berjalan
Panas katanya, udara malam ini
Dia berjalan,
Dan hanya melihat...
Orang berlari, dengan hidupnya sendiri
Orang menari, bersama makanan ditangan
Orang bernyanyi, dengan riak gembita dingin

                Aku katanya malam, yang menghamba siang untuk pergi
                Tapi aku siang, ketika matahari itu terbelah
Dia berjalan lagi.. dan berhenti untuk menatap

Dia hanya ingin berjalan, itu saja.

15 Jan 2015

KPOP, IDOL, FANDOM > INNER CIRCLE

2015, sudah memasuki hari ke 15 ... tapi blog ini belom ada 1 update pun di tahun ini TT___TT untuk itu aku ingin berbagi kegiatanku beberapa bulan ini sebagai fangirls :D .

Buat para kpopers pasti akrab untuk semua istilah diatas, apalagi buat Hard Kpopers XDXD *included me*. Ketika mengenal kpop beberapa taun yang lalu virus ganasnya belum menyerangku karna aku hanya mengenal satu bagiannya yaitu KPOP (yang merupakan bagian dari Korean Wave-Hallyu), sebuah kebudayaan music dari Korea selatan dengan style music yang catchy dan asyik dan juga terkadang menjadi ost korean drama yang sedang menjamur pada saat itu.

Tapi kemudian kau akan masuk pada fase mengenal “IDOL”  , kpop melabel artis-artisnya sebagai idol grup yang dapat menyanyi-menari-rap-akting-visual; begitu banyak variety show-reality show yang menayangkan tentang idola-idola kpop tersebut. Kehidupan idola tersebut menjadikan fans lebih mengetahui bagaimana keseharian idola-idola tersebut mulai bagaimana kebiasaan tidurnya,bakat lainnya selain menyanyi dan menari, apa makanan kesukaannya ataupun tingkah konyol lainnya; yah seperti itulah KPOP bahkan aku terkejut karana setiap hari selalu ada info dari idol favoritku yang lebih banyak dari artis tanah airku sendiri, bahkan jika kau satu hari tak menyentuh internet keesokan harinya kan akan sangat tertinggal berita -____- ah kalau sudah sampai sejauh ini kan akan sulit melepaskan diri HAHAHA. Karna setiap hari, setiap minggu selalu ada acara yang akan ditunggu entah itu variety show, reality show, music show, award show dan bahkan fanmeeting dan concert.


Lapisan selanjutnya “FANDOM” idol kpop incomplete w/o fandom, yeah idola kpop menjadi besar dan terkenal salah satunya adalah karna basis fandom internasionalnya yang besar dan aktif juga loyal/royal. Ketika masuk yang namanya fandom sebenarnya itu menyenangkan karna kita akan menemui orang-orang yang sama seperti kita menyukai hal yang sama dan kita akan mempunyai lingkungan baru bahkan  mungkin sebuah dunia baru :p. Contohnya saja di twitter (dengan account spazzing tentunya) semua berkumpul berbagai fandom dan punya dunianya masing-masing kadangkala fanwar terjadi bahkan beberapa drama dalam internal fandom itu sendiiri *sering sebenernya* dan ketika tiba waktunya vote untuk music award ... semua fandom menyiapkan jari-jari mereka, yah walaupun terkadang hasil dari award itu sendiri seringkali mencengangkan karna beberapa music award menyertakan beberapa kriteria lainnya. Kalau boleh jujur *sigh* sekali kamu masuk fandom biasanya ga ada jalan keluarnya hahhaha *its me .. oppps*, yah bila kamu menyangka jika satu music award hanya akan memberikan satu penampilan dari idolamu dan sesudah itu cukup tapi itu salah ... karna dengan satu-dua penampilan  akan ada belasan fancam, fanacc, fanart, bahkan bisa jadi ide fan fiction bahkan kalau music award nya ada di luar negeri berarti ada airport pic, fancam airtport, fanart, woahhhh tidak ada habisnya hahahaha bahkan ada berbagai fansites yang dengan kemampuan fotonya yang diatas rata-rata memberikan hasil foto-foto idola yang bagus. Tapi mungkin banyak hal positif juga :p karna kebanyakan fans idola kpop berasal dari berbagai negara sehingga kami kebanyakan menggunakan bahasa inggris sebagai penghubung *abaikan grammarnya XD*  oh dan kita bisa memilih klasifikasi kelas kita, mungkin di bagian spazzing, shipping otp, fan fiction, translator, gifter, fanedit, fanart, RT-ing, QT-ing, voter  “omooooo it just too much o.O”.  
        
Tapi tidak mudah menjadi fangirl, karna kita harus menyiapkan kantong tebal untuk album, konser, fanmeeting, gathering fandom, reality show dvd, dvd concert, ligstick fandom, dan berbagai merchandise lainnya T____T bahkan untuk awal tahun berbagai fansite korea menjual kalender khusus fansite idola tersebut dengan berbagai foto tambahan -_- ah itu menguras uang, buatku sih menggigit jari aja ^^V.

Generasi KPOP awal yang aku kenal 

Ah mungkin itu hanya dari pandanganku selama beberapa bulan ini, yah itu sudah masuk type membahayakan sebenarnya -_- tapi apa mau dikata virusnya sudah mencapai hati :D. Tapi untuk idol aku menyukai sejarah yang mereka jalani tidak hanya music dan variety-reality show nya. Ini memang lebih mirip bagaimana aku menjadi Inner Circle dari pada share KPOP “im sorry i just tell a story of me in the end XD” yah WINNER yang membuat/mendorong/menjadikan/memasukkan aku menjadi INNER CIRCLE ( Winner Fandom ) awalnya aku kenal kpop hanya sebatas kenal ya ketika era TVXQ-SUJU sedang booming di Indonesia kemudian kenal Bigbang suka aliran musiknya-ngikutin semua beritanya-VIP (ga terlalu hardcore btw) tapi bigbang membawaku ke YG ent salah satu agency besar korea selatan. Oia aku terkadang bingung juga ama KPOP yang ada istilah stan agency berarti stan semua grup didalemnya, yah itu juga sebenernya kejadian juga sama aku yang asalnya Cuma suka bigbang kemudian juga suka 2ne1, Gummy, se7en, psy, epik high, lee hi, KSY, akmu dan tentunya winner (haha sebenernya itu Cuma absen semua artis YG tapi emang musik mereka asik sama bagus).

22 Sep 2014

GALERI KENANGAN #ASRAMA

Karna ada Halaman yang harus dihapus jadi aku bikin post tentang foto-foto ini, back in the past; hello im from 2021 😀

first muallimat

isENG

acara DMS (Dauroh Maratus Sholihah)

Bidgar penitek ^^

bidgar bahasa


Kelulusan q_el

suasana rapat massal -___-

in the classroom
In The Dorm :D

Masih ... #alay

huftttt XD

Bercengkrama sebelum soskam 2011

Pengayaan Fisika Mr. Harry ~~

Kegiatan sebelum masuk kelas ~beberesih~ *telatWae* ^_^

 Keluar Jurusan ~.~

UTS in GSG ~~~~~

"Bai'at Thulab pi yaumil khomis"

*Mutiara Ramadhan* ~panitianya di sisi :D~

Nemu foto ini di grup gkgkgkgkkgk

Habis Launching Proker Q_el  *sebelum ke asrama Foto" dulu *

_Bongas Wetan_ 

anak-anak plkj sumber jaya ~~


PLDJ 2010 (Pendidikan Latihan Dasar Jurnalistik) - Radar tasikmalaya 

Holla " #PLDJ in Radar

Olahraga season

5 Jan 2014

[ Sist and Bob ] New Year with old taste

“Bob, bagaimana kau mengakhiri tahun ini?  Aku mengakhirinya dengan kacau balau rasanya. “ sist berceloteh ketika kembang api bertebaran di langit nan gelap, menatap dengan tatapan kosongnya yang lebih seperti lamunan dimataku.

“Bob sepertinya semua orang salah memahamiku…  atau memang aku yang tak memahami situansinya dan terlalu bodoh untuk mengerti???? aku kebingungan, mereka mengatakan bahwa aku terlalu lemah; really? Apa aku terlihat begitu menyedihkan sampai harus dikasihani seperti itu? “ Hmmhmm …*deep sigh*

“mengapa kau beranggapan seperti itu sist? Memangnya kau cenayang yang mengetahui  segala sesuatu dengan sendirinya, huh? Pemahaman seseorang adalah karna mereka memahami apa yang terlihat dan bukan apa yang kau ingin mereka pahami; okay? ” aku menggapi cerita sist diawal perjumpaan kami setelah beberapa saat dengan candaan.

“ah bob, ini serius … what I mean, why people care about someone do for me? Not about why they care but why now? Before this war, what they mind? Just circumstances, I think.  “ sist menghela napas kembali.
“ur English so bad, aku tau yang kamu takutkan adalah rasa kasihan itu kan? Rasa tak mampu untuk menjadi manusia yang selalu kau khotbahkan …. Yeahhh, mungkin di masa lalu ada hal-hal yang tak bisa dikatakan karna bukan saatnya; siapa tau kan, tak Ada yang mengerti apa yang dipikirkan manusia sama sepertimu sist” aku mengoceh lagi untuknya.

“I know my English so bad, tapi untuk hal-hal yang bahkan aku tak bisa menulisnya dengan bahasa yang biasa aku gunakan rasanya terlalu … yeah u know,  aku tau ketakutanku pada pandangan orang tentangku berlebihan ‘bob’ tapi itulah yang terjadi; aku hanya orang yang adanya apa pada aku. Just me… mereka bahkan bukan orang yang selalu ada ketika aku jatuh dan tentunya hanya berkomentar tanpa solusi, its delusional” Dan sist bahkan mengatakan hal-hal yang tidak aku mengerti, rasanya apa yang kami bicarakan tidak berbanding lurus, yah itu memang selayaknya kami.

“sist apakah tahun baru ini kau bahkan tidak menginginkan perubahan dalam hal ini???? “ aku mengecohnya dengan pertanyaan ini, aku tau bahwa sist bahkan tidak akan bisa bangkit dari berbagai pikiran negatifnya jika aku tidak selalu menjadi pendengarnya.

“ah entahlah bob, kau tau aku seperti ini bahkan sejak kita belom dipertemukan dalam cerita ini… haha” dia tertawa seakan apa yang kukatakan adalah hal yang mustahil, ucapannya sekali lagi akan membuat orang kebingunan “sist, sist .. bahkan dia tak bisa mengontrol apa yang kautulis tapi selalu mengontrol apa yang ada didunia nyatamu, perbandingan terbalik” deep sigh.

“hei bob, kau hanya menanggapiku daritadi ceritakan tentangmu sekarang… hmm? Ada yang terjadi biasanya kau selalu menangis jika bertemu denganku” sist menyidirku tentang sikap antisosial yang seringkali kambuh padaku, rese.

“yeah sist, saat ini aku tidak ingin membahasnya; sist kau percaya pertanda? Seperti kejadian atau hal-hal yang berulang mungkin berkaitan satu dengan yang lainnya dan menandakan sesuatu? Ahhh … saat ini aku frustasi dengan pertanda-pertanda itu, sesuatu itu muncul berkali-kali dan mengindikasikanku kepada seseorang dan itu membuatku hampir mempercayai semua itu, tapi lalu aku sadar apakah ini nyata? Ahh ini hanya aku yang mengalaminya yeah hanya ilusi pikiran yang menuntunku pada pertanda-pertanda itu karna aku menginginkan  dukungan atas apa yang kurasakan; jangan bicara dulu sist, aku memang egois” aku bahkan sudah memotong pembicaraan sist sesaat sebelum dia mulai bicara “aku hanya malu dengan apa yang kurasakan, sist; kau pasti akan menertawaiku jika aku mengatakan apa yang aku rasa dan mulailah datang pertanda-pertanda itu yang aku kira sebuah kilasan bahwa feel yang aku rasakan memang benar ” aku memalingkan wajah agar sist tak melihat muka kusutku saat membicarakan hal ini, ah ini memalukan untukku.

“bob, apa yang kau rasakan yang tak bisa kau ceritakan? Hmm.. sepertinya aku tau, for someone? Yeah itu hal yang wajar dan pertanda-pertanda itu? Jangan jadi korban pertanda seperti rahmi bob; yah walaupun pertanda yang dialami rahmi berakhir happy ending tapi siapa yang tau bahwa pertandamu itu juga benar. Right?” sist tersenyum kali ini, menghangatkanku dengan kekakuan yang sempat kutebar.

“aku sudah sadar sist, tak seharusnya aku mempercayai hal itu namun benang merah didalamnya tak dapat aku sangkal and of course it’s a suddenness” menghela napas untuk sekian kalinya.

“oke bob, kau tak bisa melanjutkan semua pertanda dan benang merahmu; dan aku akan berdiri kembali untuk membuktikan bahwa aku tidak semenyedihkan yang mereka kira sehingga aku harus dikasihani” sist selalu menjadi orang yang pertama bangkit dengan mood yang baik, yah dia seorang moodBuster; selalu.


Dan kami akan melihat bersama apa yang akan terjadi esok, hari ini biarkan menjadi hari ini.

22 Des 2013

"Saranghae, eomma"


eomma, saranghae..’
eomma, hari ini … hari ibu,
Neomu, neomu saranghae … eomma

Aku memang tak bisa mengungkapkannya secara lansung, ahh aku memang seorang pemalu dengan hal sebesar itu.

Terima kasih karena kau telah menjagaku selama ini, telah mendidikku seperti sekarang, walau tak banyak waktu yang kita lewatkan bersama; aku selalu memimpikan semua kebersamaan yang hangat kembali ketika aku kecil sepertinya akan sangat menyenangkan dimana tak ada rasa malu dan canggung.

Tuhan, terima kasih telah memberiku kesempatan untuk menjadi seorang anak dari seorang ibu yang luar biasa seperti eommaku; kasih sayang memang tidak hanya diucap pada hari peringatan saja, kasih sayang akan mengalir setiap hari bahkan setiap waktu tapi setiap manusia terkadang lupa hanya untuk mengucapnya secara lansung.

eomma, bagaimana kabarmu hari ini?; seharusnya aku menanyakan hal itu setiap hari tapi bahkan aku terlalu sibuk hanya untuk berbicara ( hanya terbilang menyibukkan diri pada akhirnya ). Selalu saja eomma yang mendahuluiku untuk bertanya bagaimana keadaanku, aku malu; harusnya bahkan aku tak perlu berpikir untuk berbicara hanya menekan tombol dan berbicara. eomma, mianhae … aku bukan anak yang pandai mengekpresikan diri seperti anak lainnya, bahkan jika aku tak berbicara atau tak mampu mentapmu ketika bicara, 하지만, 나는 당신에게 엄마를 사랑.

Omma, semoga kau bahagia hidup sebagai ibuku karna aku bahagia telah lahir sebagai anak dari seorang ibu seperti ibuku J. 

16 Mei 2013

[Fiksi] Filosofi Semut-Gula

Tiba-tiba sist menghampiriku dengan wajahnya yang lusuh, aku meyakini dia sedang dalam mood yang buruk.

“hai sist, kau tak menyapaku beberapa waktu ini ... ada yang terjadi?” aku bertanya seakan-akan aku mengetahui apa yang terjadi dan akan dia katakan, seperti biasa memang sist hanya datang ketika dia membutuhkanku,  filosofi semut-gula kami.

“tidak bob, sepertinya kau tidak ramah kali ini” dia menggeleng dengan enggan dan senyum getirnya.

“jangan bersandiwara denganku sist, atau menyembunyikan yang terjadi ... walau aku tidak ramah aku akan tetap mendengarmu dan menerimamu, trust me ... hari ini juga bukan hari yang mudah buat-ku”  aku mencoba tersenyum dan aku yakin yang aku ekspresikan malah seringai tajam.

“coba hibur aku bob, kali ini saja” kali ini dia tersenyum mantap dan menatapku yakin.

“aku? Ehm, ayolah hanya ceritakan apa yang terjadi ... aku memang bukan penasehat yang baik seperti kamu, tapi aku jamin aku adalah pendengar yang baik” rajukku kemudian tak kalah mantapnya.

“tak ada yang perlu aku ceritakan, hanya ingin ditemani untuk saat ini bob” dia hanya menatapku nanar.

15 Apr 2013

A Lesson for me


Aku tau mungkin Tuhan mengajarkanku satu hal kali ini, bahwa kau harus mengejar kesempatan itu. Tak selamanya kesempatan itu datang pada kita, ada kalanya kita yang harus berlari, selama ini kau sudah mendapat berbagai kesempatan yang datang padamu bahkan tanpa kau harus berusaha keras. Kali ini kaulah yang harus berlari, kamu yang harus menjemputnya ... sia-sia jika kamu dan kau hanya duduk diam dan menunggu.

Pelajaran yang berharga tapi terkadang ada pilihan yang mungkin akan kau pilih, selalu ada pilihan dalam setiap kesempatan itu yang kutau dan mungkin aku memilih untuk diam kali ini dan berlari untuk hari esok dengan jalan yang lebih panjang. 

Aku tau setiap pilihan selalu ada resiko yang harus kamu jalani, aku pahami dengan benar ... tapi setiap kesempatan juga tidak datang dengan mulusnya selalu ada hal yang mungkin kau perjuangkan dan korbankan, sebuah niscaya yang kupercaya tak bisa aku jalani, saat ini. Akan ada kesempatan yang datang, tapi harus ada pilihan yang harus kau jalani, juga.


29 Mar 2013

Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku



            Deja Vu ! judul diatas tercetus setelah baca cerpen Akmal Nasery Basral dengan judul yang sama, Deja Vu dengan apa yang aku pikirkan saat itu ... rasanya mengilhami setiap kata-kata disini. Pernah merasakan pikiran “ada seseorang di kepalaku yang bukan aku !” , fuiihhhh rasanya diriku yang asli ada di pojokan kepala dan Cuma melihat sisi lainnya mengendalikan diri-Ku, seseorang itu bahkan berbuat curang dengan melakukan hal-hal yang bahkan aku tak sukai dan benci. Seseorang itu mencuri jati diriku dan mengunciku di sisi lain-nya, keji!! Tolong keluarkan dia dari kepalaku!! Bahkan aku tidak menjadi aku hari ini-,

            Aku kehilangan aku, bahkan sekarang aku mulai lupa menjadi aku dulu ... logiskah? Ketika bahkan kau lupa menjadi dirimu? .
Hari ini menjadi titik.

22 Feb 2013

[lyrics] SKYSCRAPER - Demi Lovato


[Verse 1:]
Skies are crying, I am watching
Catching tear drops in my hands
Only silence as it's ending
Like we never had a chance
Do you have to make me feel like
There's nothing left of me?

[Chorus:]
You can take everything I have
You can break everything I am
Like I'm made of glass
Like I'm made of paper
Go on and try to tear me down
I will be rising from the ground
Like a skyscraper
Like a skyscraper

[Verse 2:]
As the smoke clears, I awaken
And untangle you from me
Would it make you feel better
To watch me while I bleed?
All my windows still are broken
But I'm standing on my feet

[Chorus:]
You can take everything I have
You can break everything I am
Like I'm made of glass
Like I'm made of paper
Go on and try to tear me down
I will be rising from the ground
Like a skyscraper
Like a skyscraper

[Bridge:]
Go run, run, run
I'm gonna stay right here,
Watch you disappear
Yeah, oh
Go run, run, run
Yeah, it's a long way down
But I am closer to the clouds up here

[Chorus:]
You can take everything I have
You can break everything I am
Like I'm made of glass
Like I'm made of paper
Oh Oh
Go on and try to tear me down
I will be rising from the ground
Like a skyscraper
Like a skyscraper


(Like a skyscraper)

Like a skyscraper
Like a skyscraper

Apa yang kau rasakan setelah mendengar lagu diatas?
Ahh rasanya deja vu, entah ... tapi aku seakan merasakan apa yang Demi nyanyikan dan akupun berjanji I will be rising from the ground Like a skyscraper . Aku mungkin tak bisa menjadi orang yang dibanggakan tapi aku akan menjadi orang yang dapat diandalkan !

                                                         


8 Feb 2013

Aku dan Para Tangan


Tangan  pertama :

Aku bahkan tak mengerti mengapa aku mengatakannya? Katakan aku bodoh, katakan bahwa aku salah ... Aku hanya tak bisa membuang pikiran bahwa aku tersalah tanpa aku bisa mencegahnya, Aishhhhh ... i hate this situation, bisakah aku kembali ke sana dan menutup mulutku sebelum aku mengatakannya

Setiap orang memang wajar bila salah, bila terlupa, ...

Bahkan aku tak bisa menerima alasan itu, klise kalau Cuma untuk lari dari ketakutan itu. Maaf aku mungkin berkata tak karuan, dan ini memang hanya untukku

Untuk peng-hukuman dari sebuah ketidak-sengajaan

Ah itu bukan tidak sengaja hanya berkata tanpa berpikir, pabo-ya
Tuhan semoga engkau menutup setiap perkataan yang buruk. amin

Tangan kedua :

TUTUP MULUTMU

Adakah seseorang yang bisa menghentikan ocehannya?
Aku cape mendengarnya mengeluh tentang bagaimana dia tak bisa mengontrol pikirannya
Hal itu layak dibicarakan, kenapa dia hanya mengeluh dan terus mengoceh bahwa itu salah
Aku tak habis pikir dengan apa yang dia rasakan,
Apa baginya dia harus membicarakan hal-hal yang positif setiap saat?
Apakah dia ingin membuat dunia yang sempurna bagi orang lain dan neraka baginya?

Para pengunjung yang budiman :

Apa yang mereka pertengkarkan sekarang?
Tak bisakah kami hanya hidup rukun hari ini,
Kami hanya ingin tidur kawan, kenapa kalian berbicara hal yang bahkan tidak kami mengerti

“Hey kau, berhenti mengoceh tentang hal aneh ! ”, kami menatap yang pertama dengan geram

“Dan kau berhenti bertanya tentang apa yang dia bicarakan biarkan saja dia memikirkan apa yang dia ingin !! ” kamipun menajamkan pandangan ke yang kedua

‘Mereka layaknya tangan dari dua raga yang berbeda, satu raga dengan pikir yang berbeda ...’ pikir kami.

     Pagi buta yang bising dengan ocehan para tangan-tangan frustasi –ralat- para tangan frustasi, hari ini akan dimulai sedikit siang ... pagi buta yang senyap sebenarnya.


Aku dan para tangan