Tampilkan postingan dengan label teman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teman. Tampilkan semua postingan

6 Sep 2018

Yogyakarta dan Kenangan (Part II)

Menyambung dari part I, sudah terlalu lama tapi ketika cerita pertama dilabeli Part I aneh kalau berhenti ha..ha..ha..

Pagi hari kami makan depan penginapan dengan harga yang terjangkau dan jauh berbeda dengan harga angkringan daerah malioboro, dan kenyang tentunya.

Rencana hari kedua adalah ke Borobudur, karna kemaren beli tiket terusan dari Candi Prambanan otomatis kami harus ke Candi Borobudur di Magelang. Pagi-pagi kami berangkat ke Terminal Giwangan naik TransJogja arah ke Terminal Giwangan, sekitar 15 menit dari pugeran sampai dan kami cari Bis 3/4 ke Magelang. Terminal Giwangan cukup kecil dan biasanya banyak orang yogya tapi jangan salah turis mancanegara pun ada yang naik bis ini, ongkos nya sekitar 20.000 untuk sekali perjalanan sampai terminal Borobudur.


Bis Terminal Giwangan

Perjalanan ditempuh dalam waktu 2 jam, nikmatin saja perjalanannya rame asli deh berasa jadi orang lokal 😀. Siap aja sama angin selama perjalanan, tapi sebenernya kita bisa aja naik Damri yang ber-AC dari Stasiun Yogyakarta - Magelang (turun di Pertigaan Palbapang lalu dijemput shuttle bus ke Borobudur) tapi karna rute ini lebih ribet jadi gak jadi opsi.

26 Jun 2018

[Part 1] Yogyakarta - Awalnya


Mau sedikit share tentang perjalananku ke Yogyakarta J
Bukan hal besar sih sebenernya Cuma pengingat buatku, kadang tuh media sosial kaya album buat kita; kalau blog tuh kaya diary di dunia digital sih menurutku jadi ini kaya aku mau nulis catatan perjalanan hi hi hi.
Sore dari Prambanan
Oke semua ini dimulai dengan keinginan besar buat travelling sendiri tanpa ada embel-embel agen perjalanan dan sebagainya. Tapi gak mungkin juga kalau sendirian jadi barenglah sama temen kantor berdua (penakut akutu L ).  Awal tahun 2018 udah pesen tiket st senen-wates bolak balik langsung karna emang kebetulan pas lagi tanggal merah liburannya, tapi dasar ya keliatan banget baru pertama kali liburan tanpa orang lain sampe pesen tiket aja keliru harusnya pesen tiket tuh yang di dalam kota yogya nya ini mah malah milih stasiun yang jauh (iya wates itu pinggiran yogya dan masih sekitas setengah jam pake kereta).  Waktu itu belum mikir sampe wates itu di mana jadi woles aja, ada saudara juga di sana bela diriku yang lain Ha Ha Ha. Oke tiket selesai, sekarang penginapan!! karna sepupu tinggal di asrama gak mungkin juga nginep di sana jadi harus cari penginapan yang deket pusat kota semacam malioboro lah ya. Kemudian dapetlah penginapan walaupun itu mepet banget di daerah pugeran lumayanlah deket ke malioboro naik transyogya Cuma 5-8 menit, cukuplah. Rekomendasi situs lokal Yogya yang keren abis karna semuanya lengkap banget di sana mulai dari penginapan sampai rekomendasi tempat wisata beserta lokasi dan booking langsung di websitenya www.yogyes.com.

Pas hari H kita berangkat hari jumat malem dari stasiun senen dan sampe pagi langsung mau cuss jalan-jalan, penggiat liburan gini mah tidak pernah menyia-yiakan waktu sok-sok penuh jadwalnya padahal kebanyakan liat orang dijalan alias macet terus. Oia seharusnya kita turun di wates tapi pas liat di peta kita ga mungkin dapet kendaraan ke yogya lagi lebih tepatnya gak tau apa-apa sih jadi yang harusnya turun di wates kita gak turun dan ikut ke lempunyangan J. Pagi-pagi sampe di Lempunyangan langsung makan bubur depan stasiun sambil searching mau kemana, lebih enak nyewa motor sebenernya depan stasiun banyak tempat sewa gitu tapi kita dua-duanya gak ada yang bisa naik motor yasudahlah... saudara lagi ada kuliah jadi Cuma ngandelin internet; bhaique.

1 Mei 2015

Racau, Itu racau.

Racauan bisu dengan tinta 
Coba dengar dengan tertib 
Ini bukan aku, hanya saya
Ketika perjalanan itu semakin panjang
Langkah itu kembali berjalan
Panas katanya, udara malam ini
Dia berjalan,
Dan hanya melihat...
Orang berlari, dengan hidupnya sendiri
Orang menari, bersama makanan ditangan
Orang bernyanyi, dengan riak gembita dingin

                Aku katanya malam, yang menghamba siang untuk pergi
                Tapi aku siang, ketika matahari itu terbelah
Dia berjalan lagi.. dan berhenti untuk menatap

Dia hanya ingin berjalan, itu saja.

17 Jan 2015

[Notes] Sist, Bob dan juga Guy

Aku hanya berdiam diri selama beberapa hari ini di kamar, hanya berdiam diri dan membuang waktu dengan mudahnya ... ah itu mudah kau hanya perlu menenggelamkan diri dengan internet, cek video apa saja yang telah kau unduh kemudian tonton itu berulang-ulang kali sampai kau bosan; and bamn kau membuang waktu yang sudah kau lupakan beberapa waktu lalu. Itu hidupku hari ini, entah aku tak melihat diriku yang dulu lagi... dalam cerminpun rasanya bukan aku.


Ah shittt ... bob menemukanku, dia mengetuk pintu kamar; kenapa dia mengetuk ... ah itu hanya untuk mengingatkanku bahawa aku akan diceramahi sebentar lagi. Aku baru menyadari kenapa posisi aku dan bob berbalik hanya dalam beberapa waktu, dulu posisiku yang sering menasehatinya karna sering mengeluh hanya untuk hal-hal kecil dan remeh; Sekarang aku yang bersembunyi dari dunia.

Bob masuk dalam diam, aku masih cekikikan dengan tangan multitasking diatas computer berusaha mengindahkan keberadaan bob yang sedang berkeliling ruangan sambil merasa bosan dan menungguku untuk mengakui keberadaannya. Aku berhenti pada akhirnya menutup komputerku dan menatapnya yang berusaha menatapku dengan jengahnya, ah kenapa tatapan itu lagi; kau tahu aku sedang dalam mood yang berantakan, keluhku dalam diam.

“Ada apa bob?” aku bertanya tidak dengan niatan untuk dijawab, ini hanya formalitas teman lama.

“sist, aku melihat guy tadi di luar dan dia kelihatan berantakan; ada yang ingin kau jelaskan?” okeh pertanyaan yang aku hindari akhirnya datang; Guy adalah saudara-ku, bob menyebutnya seperti itu ... aku hanya menyadari bahwa Guy dan aku terlahir dari rahim yang sama, jadi apa aku harus menjawab pertanyaanya? .

“guy? Kenapa kau menanyakan kepadaku? Kau bisa bertanya kepadanya ... aku tidak menanganinya saat ini” aku berbalik ke cermin berusaha memperbaiki penampilanku yang rumit.

“sist, kau lari lagi? Bersembunyi seperti tikus kecil yang berusaha menghindari cahaya siang hari dan berusaha tak tertangkap mata; tapi akhirnya kau berakhir disini dengan membuang-buang waktumu? Aku tak percaya sist yang persistant dulu hanya orang yang membuang waktunya didepan komputer melupakan segala hal yang berusaha kau benci padahal kau tidak bisa tidur setiap hari hanya karna kau memikirkannya “ bob berusaha menaikkan emosiku dengan kata-kata kerasnya, bob yang sekarang sudah tumbuh dengan baik jika menghadapi persoalan pelik seperti ini dia tampak seperti orang yang berbeda dari yang kukenal padahal dia adalah ... ;

 “yah bob, aku memang kabur .. kau tahu bahwa keadaanku kini bukan tentang aku lagi ini tentang orang disekelilingku yang menyebutku bagian dari keluarga dan berusaha mendorongku untuk terlibat dalam masalah yang aku sendiri tidak pernah bisa menyembuhkannya” Aku menghela nafas dengan beratnya dan berbicara seperti orang yang telah berlari ratusan kilometer.

“aku tahu sist, kau selama ini selalu lari dari orang-orang yang harus kau sebut lingkaran keluarga karna kau tak merasa nyaman dan kau merasa seperti bukan bagian dari lingkaran itu selama ini” bob menatapku dengan tatapan muram, ah itu tatapan yang aku benci ... aku bukan orang yang berhak dia kasihani.

“kau mengatakan hal itu seakan kau mengerti, percayalah itu meyakitkan ketika kau harus menhan suara bahkan saat kau ingin menangis tersedu-sedu; kau bahkan harus tidur agar tangismu terhenti berusaha megatakan bahwa itu mimpi” aku duduk disamping dengan tangan bersilang menunggu kata yang bisa ia katakan.

“aku tahu, bahwa itu hanya kau yang bisa mengerti; tapi sist ... Guy butuh pertolongan dia kehilangan arah hidupnya saat ini, kau mungkin ingin menutup telinga dan matamu dari dunia tapi percayalah semua akan kembali padamu dan rasa bersalahmu di masa depan tak akan bisa kau hadapi dan kau akan menemukan dirimu sendiri yang lebih menyedihkan” dia mengatakannya dengan yakin, bahwa aku harus turut campur dalam hal rumit itu bukan malah sembunyi dan berusaha tak menampakan diri.

“kau tahu bob, aku memang tak ingin turut campur tapi lingkaran yang harus kusebut persaudaraan ini sudah pasti menyeretku ... sebenarnya kau tak usah membujukka aku juga sudah menrjunkan diriku tapi aku sudah masuk atau mungkin tepatnya aku sudah tergelincir bob” aku menyeringai dengan senyum canggung berusaha menghalau kekhawatiranku sendiri.

“jadi sebenarnya apa yang terjadi pada Guy? Dia mengkhawatirkan, kau tahu apa yang salah..?” bob mempertanyakan sesuatu yang ingin aku hindari di akhir pekan yang malas ini.

“ya kau tahu, Guy mempunyai masalah sepertiku dulu ... takut akan dunia, ingin lari dan menutup diri, seakan dunia tak butuh dirinya, membuang diri dengan apa yang ingin dilakukannya; hanya dulu aku tak berani melakukan hal gila yang Guy lakukan saat ini, aku hanya diam dan berusaha mengobati diriku sendiri ... kau tahu dengan menangis tanpa suara itu saat aku memberitahu bahwa kau hanya harus menangis untuk dirimu sendiri karna orang tak akan mengerti apa yang kau pikirkan” aku pergi ke balcon dan melihat di ruang keluarga Guy sedang tertawa menonton televisi padahal ini jadwal dia sekolah, ah ini memang gila .. kami memang terlahir dengan gen yang sama saat aku melihatnya, dia tak peduli yang orang khawatirkan tentang dia.

“sist, kau harus menemukan cara agar dia kembali ke kehidupan normalnya ...tak ada jalan lain” bob berkata dengan khawatir karna melihatku tersenyum dengan apa yang Guy lakukan di ruang keluarga.

“apa yang Guy lakukan salah? Itu tidak normal? .. kalian sendiri yang buat klasifikasi normal kami hanya tak setuju dengan apa yang kalian katakan normal, mungkin kau bisa sebut jiwa bebas? Tapi aku tahu .. orang dengan jiwa bebas tak akan biasa hidup di dunia normal kalian ... kami bisa mati kelelahan dengan definisi normal kalian; aku tahu Guy harus kembali sadar bahwa kami memang harus menyesuaikan definisi hidup kami” aku melemparkan tawa yang sebenarnya tidak lucu untuk pembicaraan kami ini, aku hanya ingin tertawa; aku rasa.

“sist, aku memang terkadang tak bisa berkomunikasi secara normal denganmu karna perbedaan berbagai definisi yang tadi kau sebutkan; tapi untuk kasus Guy seharusnya kau lebih khawatir daripada aku ... dia mungkin akan menjadi orang takut menghadapi masyarakat nantinya, kau lebih baik karna bisa selalu bersembunyi dan menghadapi masalah seakan itu bukan masalah” dia menatapku dengan tajam dan mengharapkan jawaban memuaskan dariku, ah ... Bob kau orang yang naive.

Dan aku meninggalkan bob, dia orang yang naive; kenapa dia mengharapkan jawaban dariku? Jawaban yang dia sudah tahu bahwa aku tidak akan bisa menjawabnya? Menghadapi orang-orang? Untuk apa menghadapinya sedangkan kau bisa menghindarinya... mungkin itu jawaban yang akan kuucapkan tapi percayalah perdebatan kami tentang Guy tak akan berhenti sampai jawaban itu diberikan. Aku hanya ingin diam bob, Guy akan dewasa dan aku tahu itu.
Hidup terkadang sangat naive Bob, saat kau merasa kau baik-baik saja itu pertanda datang badai; dan badai sudah datang saat ini.



20 Jun 2013

Mine Shadow

Tatapan sunyi yang hening
Kembali menatap sunyi saat ini
Sunyi dan sunyi
Begitu hening, betapa tenang, berlaku damai dalam jiwa
Dia yang sunyi di keheningan, memojokkan diri di siang berisik

Hujan mewarnai langit kali ini,
Menemani langkah sunyi nan goyahnya
Hidup yang tidak berarti katanya
Hidup yang rusak dia bilang
Hidup sia-sia yang dia bicarakan


Aku menatap jalan untuknya
Jalan bising antah berantah yang dia takuti
Jangan takut; bisikku

Aku di sampingmu; kubilang





29 Mar 2013

Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku



            Deja Vu ! judul diatas tercetus setelah baca cerpen Akmal Nasery Basral dengan judul yang sama, Deja Vu dengan apa yang aku pikirkan saat itu ... rasanya mengilhami setiap kata-kata disini. Pernah merasakan pikiran “ada seseorang di kepalaku yang bukan aku !” , fuiihhhh rasanya diriku yang asli ada di pojokan kepala dan Cuma melihat sisi lainnya mengendalikan diri-Ku, seseorang itu bahkan berbuat curang dengan melakukan hal-hal yang bahkan aku tak sukai dan benci. Seseorang itu mencuri jati diriku dan mengunciku di sisi lain-nya, keji!! Tolong keluarkan dia dari kepalaku!! Bahkan aku tidak menjadi aku hari ini-,

            Aku kehilangan aku, bahkan sekarang aku mulai lupa menjadi aku dulu ... logiskah? Ketika bahkan kau lupa menjadi dirimu? .
Hari ini menjadi titik.

31 Des 2012

Letter To sist :3


Dear sist

Akhirnya sampai di penghujung tahun sist-ku
Tak terasa waktu berlalu dengan cepat tanpa kukira, rasanya seperti kau ditinggalkan kereta api di stasiun dan itu kereta terakhir yang ada. Atau bisa seperti bunga yang mekar di pagi hari dan kemudian layu di senja hari.

Be positif, orang banyak bertanya .. apa resolusi-mu di tahun 2013?

Tapi aku ingin bertanya ... apa yang sudah kau capai di tahun 2012?

Berapa banyak hal yang kau lakukan?

Berapa buku yang sudah kau baca, dalam seminggu atau mungkin dalam sebulannya?

Pencapaian memang bukan segalanya, proses menjalaninya lah yang penting. Bagaimana kau belajar dari sebuah situasi yang rumit, dari sebuah hal yang tak bisa kau tangani atau keadaan dimana kau merasa sangat bahagia.

Aku? Bagaimana denganku di penghujung tahun ini?

Berbeda dari tahun kemarin memang, hanya  di depan televisi menyaksikan NOAH dan artis-artis lainnya. Oia aku juga nonton SM*SH J, bagaimana denganmu sist?  Di rumah kah? Atau car free night atau mungkin pesta kembang api?

Sukacita dimana-mana... begitu hangat, jalanan macet ... angkutan umum berdesakan ... semuanya seperti akan menyambut tamu agung dari negeri nan jauh dan sangat terhormat. Kalau saja setiap hari taun baru J.
sekian

"Miss"
your sista 


10 Nov 2012

[Story] Tentang 5W1H & " , "

Akhir-akhir ini apa yang terjadi?



Sudah lama tak menulis ... ada banyak hal, aku tak mengerti hanya mengikuti alir mengalir ... bukan tak ingin berbicara tapi akan lebih baik jika hanya diam. Apakah itu salah? Menurutku itu jalan terbaik, daripada semuanya bertambah buruk dan tak terkendali ... aku memang tak ada dalam arus gelombang itu hanya tetap saja arusnya akan sampai ke tepi pantai sekalipun, begitu adanya kan?. Selalu hal yang berulang setiap kali suatu hal muncul ke permukaan... adakah yang salah? Bagaimana adanya? 5W1H ... pola yang akan muncul ketika terjadi sesuatu, apakah bosan? Tidak hanya selalu bertanya apa yang harus dikatakan untuk semuanya terlihat baik dan selesai, bisakah setiap saat seperti itu ... semoga saja.



Sepertinya kita semua membutuhkan “ , “ (koma-jeda) bertanya dari hati ke hati ... we need but ... sekarang terasa menjadi hal yang mustahil, 5W1H kembali berujar. Dulu ketika semuanya tak memerlukan 5W1H everything is good, everything is right ... sekarang malah seperti menjadi duri yang tertanam, begitu sakit melihat kenangan hanya menjadi kenangan dan tak punya kekuatan akan sebuah ikatan. Berapa lamakah untuk membuat kenangan punya kekuatan sebuah ikatan ukhuwah yang erat? 10 tahun kah? Atau masih kurang?.

Aku memang orang yang selalu melihat masa lalu sebagai kiblat pikiranku, menjadikannya mazhab dalam setiap hal, menjadikanku tak pernah bisa berdiri tegak. Apalah dayaku bila memang itu menjadi passion hidupku “menghargai setiap kenangan, menerimanya dan mengenangnya”. , kekanakan bukan? Biarlah aku hanya tak ingin orang mengaturku untuk menjadi apa aku ini. selalu itu yang aku katakan, dukunglah aku untuk menjadikan kata-kata itu menjadi sebuah hal yang manis dan nyata kawan.

Maaf untuk segala hal yang tak bisa kuungkap, biarlah menjadi sebuah penggalan cerita hilang.

Bisakah kita seperti dulu ? , menangis saat akan berpisah ... sumringah ketika bertemu sapa ... masa yang indah, terkadang aku berharap bisa kembali ke masa itu. Masa semuanya tak serumit hari ini, hari dimana banyak berlari, masa itu; masa dimana semua berbagi, semua berbicara, ada sensasi ketika kau mendengar kisah seseorang.. ada kisah-kisah yang tidak akan pernah kita duga akan kita dengar.  Dalam teori sosialku aku selalu menerapkan hukum Newton III F aksi = - F reaksi ketika kita ingin didengar maka mendengarlah, aku hanya tak ingin berteriak-teriak agar orang mendengar ... membiarkan aku berbicara ketika waktunya itu cukup.

Hari ini, mari akhiri dengan tenang. Tak ada hal yang terjadi, walau berlari sangat melelahkan untuk saat ini.

3 Nov 2012

[Story] Jawaban untuk "Sista Di Ujung Siang"


Siang yang terik, udara yang menghangat tapi diselingi awan mendung jauh di barat langit ... membuatku bergegas untuk pulang. Perjalanan terasa memanjang melewati lorong-lorong kelas yang sepi walau sebenarnya tidak semua kosong hanya sepi sesekali, kami berjalan beriringan berceloteh tentang banyak hal. Sista tiba-tiba berujar aku tadi malam tiba-tiba memikirkanmu...” dengan ekspresi serius santainya.

“benarkah? So sweet ... kenapa begitu tiba-tiba? Hal yang baikkah? Atau ...” aku mencecarnya dengan berbagai statement dan mengakhirinya dengan sebuah potongan kata.
“aku kira sepertinya kau berfirasat buruk tentangku, bukan begitu sist? “ aku melanjutkan dugaanku tentang firasat yang dia dapat. “ yeah not good memang, entahlah begitu tiba-tiba ... kemarin kau terlihat sangat tidak bersemangat, terlihat sangat lelah “ dia berkelakar tentang pikirannya.
 
 Flashback~ yesterday, at canteen
“hey, how are you? Keliatannya tidak baik, banyak pikiran? Ada masalah?” sista menegurku di tengah lunch season kami.
“apakah terlihat seperti itu? Sangat jelaskah?” aku tertawa sesaat dengan pertannyaannya yang begitu tiba-tiba dan sangat mengena. “nothing special ..” ungkapku sambil tersenyum akhirnya, mengakhiri sesi tanya jawab tentangku.

“apa yang akan terjadi padaku yah? Akhir-akhir ini memang terasa berat” seperti apa ekspresiku, aku pun tak mengetahuinya.

“Seharusnya kau bisa lebih terbuka, bercerita tentang apa yang kau rasakan, jangan menyimpan masalahmu sendiri” Sista menasehatiku dengan beberapa kata aadalannya, tapi kalian tau sendiri kawan, soal yang satu ini aku paling egois dan keukeuh “its my private” teguhku dalam kalbu.

“ aku sudah katakan sist, tak ada yang perlu aku katakan ... tak ada masalah besar ... bahkan aku pun tak tau apa yang menjadi masalahku .. hahha” ujarku dengan tawa membahana.

“your mean? “ dia sekali lagi mengerutkan keningnya, tidak mengerti apa yang aku bicarakan.

“kamu ngomong bahwa aku jangan menyimpan masalahku sendiri, nah masalahnya its not a problem hanya aku saja yang terlalu mempermasalahkan beberapa perkara yang sebenarnya sepele” mimik mukaku berubah menjadi serius cederung tertekan sepertinya. “hanya bercerita tentang apa itu? Apakah begitu sulit bagimu? “ sekali lagi dia mengerutkan keningnya, tak habis pikir tentang karakter yang aku punya.

“menurutmu itu memang mudah, bagiku? Manusia tak selalu sama sist, aku memang mempunyai karakter yang payah ‘it my think’ sangat introvert kalau menyangkut masalah pribadi, hanya Tuhan dan aku yang tau tentang semua ceritaku, baik itu senang, sedih, tangis, tawa, bahagia, jatuh, bangun ... aku selalu berpikir manusia selalu bisa berpaling, manusia bisa saja tak memahami, manusia bisa saja tak mendengar apa yang kita ungkap, aku paham bagaimana rasanya ketika seseorang bercerita, kadang ada rasa amazing, haru, dan banyak hal lainnya ......aku hanya meghindari hal terburuknya” kalimat yang menggantung, aku mencuri pandang melihat air mukanya ... apakah sista akan berbalik dan memunggungiku dengan bosannya?. Entah apa yang ia pikirkan, itu kataku sist ... memang menangis tanpa suara sangat menyakitkan ... tapi lebih sakit kalau kita terlihat lemah .. terimakasih kau telah bertanya padaku itu sangat berharga, memang terlihat sepele tapi kepedulian selalu jadi antibiotik bagiku daripada terlihat tak peduli J.


- Keep smile, dont always save your problem your self - @sista


12 Sep 2012

[Story] Prolog #CoretanKasar





Woo:
Umurku belasan tahun waktu itu, saat itu aku menginginkan sesuatu dan menulisnya dalam sebuah lembaran cerita, dalam sebuah harapan “aku ingin satu sekolah dengannya”. Hal itu memang muluk tapi aku selalu menginginkannya, selalu berharap, terkadang menghayalkannya, begitu kekanakan,  pada akhirnya aku menghabiskan masa-masa sekolahku tanpa harapan yang tak pernah terjadi. Tetapi ketika aku tak menginginkannya, harapan kecilku ini merusak segalanya ...

-Tuhan tahu tapi menunggu- Leo Tolstoy

Leo:
Aku tak pernah berpikir tentangnya, tapi setiap aku berlibur ke kampung halaman buyutku dialah yang kucari. Bermain sepuasnya sampai kelelahan seakan tak ada hari esok untuk bermain. Selalu berulang setiap kali aku datang ke sana, bermain dan bermain, sampai pada usia kami menginjak belasan tahun, aku tak pernah punya kesempatan lagi untuk datang ke sana, tak ada alasan bagiku. Disanalah kisah terhenti antara kami, sampai pada suatu saat ...

-Hidup sangat menarik, seperti labirin !! kau bisa tersesat, tapi kau juga bisa menemukan jalan keluar walau dengan cara yang ajaib- I . Juan Andreas

“Ada benang merah nasib diantara kami, tanpa kami sadari itu semua berhubungan bahkan lebih rumit dari apa yang kami tau.”



20 Nov 2011

[Story] Obsesi


Masa kecil memang tiada duanya , wahh kenapa aku tiba-tiba ngomong kaya gitu yah ? why?
Ehmmm ,,,aku sedang mengingat masa kecilku kawan J emang syy gak kecil-kecil amat waktu SMP tepatnya. SMP? Tsanawiyyah bagiku J , ketika aku sedang membuka binderku yang zaman baheula alias jadul wahhh aku exited banget , apa memang yang kutemukan? Ohohoho aku nemuin gambar-gambar Naruto DKK wakakakkk freak banget aku dulu sama yang namanya komik. Ni aku share apa yang aku temukan di binderku... cekidot:
macem-macem.com

jadul bangettttttttttssss 

gak ada gambar AVATAR tulisan pun jadi,,wkwkwkwk

wahhhh niii seasonnya NARUTO.q kkekeke~~

hatake kakashi pun turut kupajang,,

Death Note dan harpot,,

aduhhhh nyampe kartu seribuan juga kupajang @.@

ehmmm  aku sangat suka KAKA..!!!!!!!!

dulu aq sangat suka high school musical kyaaaaaa ~~ 

Apa kalian juga pernah mengalaminya kawan?
Masa-masa itu ,,,masa-masa dimana kita terobsesi dengan sesuatu
Kalau waktu kecil syy pasti hampir semua anak mengalaminya termasuk aku
Dulu aku dan teman-temanku pernah ngalamin yang namanya obsesi gila ama komik Naruto
Avatar the legend of AANG dan komik Death Note malahan saking obsesi kita para pecinta komik Death Note sampai bikin kaos nya wkwkwkwk J
Tapi foto yang aku share gak cuman aku doang yang ngalami temen-temenku juga kalau di liat bindernya zaman baheula pasti nemuin yang kaya gituuu,,,,
Itulah hidup setiap bagiannya adalah hal yang unik dan patut dikenang J
Tak ada yang perlu disesali
Karna aku hidup untuk masa depanku
Masa lalu memang
terkadang Memalukan..
terkadang menyedihkan..
terkadang ditertawakan..
itulah sebuah kenangan bagiku...
it’s me and my life !!!
bagaimana dengan kenanganmu kawan? 

14 Nov 2011

[Story] Inilah kami !!!!! (q-el paert II)



Quadrangle part II J
Aq mau share soal quadrangle lagi ^^
Mozaik I
“Hari kami menunjukkan inilah kami J
Kami berada di kelas 12 saat itu sekitar 2 tahun yang lalu, kami di serahi penanggung jawaban oleh sekolah sebagai pengurus organisasi intra sekolah serta mewenangi kami untuk mengurusi masalah kedipsilinan khususnya di kawasan asrama putri.
Dalam organisasi kami UG (Ummahatul Ghad)
Ada beberapa bidang garapan :
Mulai dari Bidgar keamanan, Bidgar pendidikan, Bidgar kebersihan dan kesejahteraan, Bidgar bahasa, Bidgar minat dan bakat, Bidgar publikasi.
Ehhmmm hari ini kami mau launching program kerja,,,mau tau apa yang kami lakukan pada saat launching?
Kalau biasanya angk lain launching hanya dengan deskripsi perbidgar dan pemberitauan proker kami mencoba untuk berbeda kami membuatnya menjadi sebuah pentas drama ...^^
Coba kalian bayangkan semua program harus kami peragakan dan sebagai koodinator yang berfungsi sebagai penerjemah situasi panggung *gak kebayang aku dulu naik panggung J*
Kami semua kerja keras agar kami bisa melakukan yang terbaik  ..
Keluar dari kebiasaan itulah yang kami ingin lakukan berbeda, unik, eksotis...
Itulah hidup kawan jika kau ingin diingat berusahalah untuk semencolok mungkin L
Aduhhh tapi ftonya ilang g ada d folder aq -____-
Jadi Cuma bisa share fto yang persiapannya az..
Eee tapi lagi-lagi itu juga gak lengkap cuy
Bidgar pendidikan
Bidgar Bahasa

campuran

Bidgar kebersihan dan kesejahteraan

campuran again :*


Hhe*
Aku dulu emang phobia kalo mw d fto
Jadi di maklum dokumentasi about me ----------- sediktttttt
Thx all,,,

27 Okt 2011

[News] The X-FACTOR



Ehmm walau tugas-tugas kuliah sedang numpuk, UTS mendekat, kegiatan UKM bertambah, tapi aku selalu tergoda buat nulis sesuatu *curi-curi wktuJ*. Kali ini aku mau share tentang X-Factor USA, ada yang udah tau belum ya? Atau mungkin yang sering nonton acara ini di B-channel. Kalau kalian bilang bilang acara ini semacam ajang pencarian bakat, itu emang bener banget ya bisa dibilang hampir seperti American Idol gtoo juga tapi mungkin acara ini punya konsep yang berbeda dengan ajang pencarian bakat pada umumnya. Bedanya ttuh (ini menurutku yah J) dalam segi penjurian dan pelatihan kalau biasanya juri hanya menilai kontestan diatas panggung tapi di acara ini juri turun tangan dalam soal pelatihan dan menjadi mentor dari para kontestan.
Aku suka acara seperti ini, mau tau kenapa? (woyy siapa yang nanya -////-) karna acara ini seperti pewujudan mimpi bagi seseorang. Menggapai mimpi bagi seseorang adalah hal sangat mengagumkan *specless* sebenernya rahasia indah bermimpi bukan mimpi itu sendiri tapi adalah pejalanan dalam menggapai mimpi itu kawan,,,,indahhhh tak berperi tapi kadang perih tak bersua, dan X-factor seperti itu menurutku itu adalah perjalanan menuju impian bagi seseorang yang punya bakat.
"para juri sekaligus mentor"
Nah daya tarik lain dari acara ini juga adalah juri-jurinya yang sudah tidak asing di telinga kita semua, siapa saja mereka lets me introduce : Nicole Scherzinger, Simon Cowell, Paula Abdul, L.A Reid. Ehmm ngeliat juri-jurinya az udah bikin wahhhh bangetttsss, J dn X-factor USA di bagi dalam 4 kategori : the boys, the girls, th groups, n over 30’s. Dan masing-masing kategori mempunyai mentor-mentor dari para juri.
Itulah sekilas tentang X-factor USA, kalian juga harus menyaksikannya J jamin gak rugi kok suaranya itu looo beuhhhh manteeeeppp *bahasanya informal bgt 0/////0* acaranya bisa diliat di B-channel kamis-minggu jam 21.00-23.00, saksikan ya!!!!! J

"para finalis yang lolos ke tahap selanjutnya ^^"







[Story] my homework ?????


bingung mau posting apaan ,,eee ngeliat file nii d my compiii ^^ 
nii file ttuh tugas b. inggris aq,,tapi tidak jadi aku publikasikan di kelas jadi az aku publikasikan disini 
ya namanya juga belajar b. inggris jadi harap di maklum kalau translatenya banyak yang bocor. 
kita baca az lansung, cekidot....:

Aku ingin menceritakan tentang sekolahku dahulu dan teman-temanku,,
Dulu aku bersekolah di sekolah asrama islam
Selama kurang lebih enam tahun,,dari mulai smp sampai sma
Jadi aku tinggal bersama teman-temanku sangat lama, dan kami menjadi sangat dekat layaknya saudara.
Peraturan sekolah kami memang sangat displin mulai dari bangun pagi sampai kami tidur kembali. Walaupu awalnya kami kelelahan tetapi lama-kelamaan kami bisa menghadapinya karna kami tahu peraturan-peraturan itu untuk kebaikan kami juga.
Tidak hanya dalam hal kedisiplinan saja, sekolah kami juga disiplin dalam hal bahasa ,,bahasa daerah kami masing-masing,,,sangat terlarang untuk di ucapkan di sekolah jadi minimal bahasa yang kami gunakan adalah bahasa indonesia,,tetapi terkadang sedikit-sedikit kami memakai bahasa arab dan kata-kata inggris .
Aku dan teman-teman sekelas tinggal dalam satu ruangan yang besar, walaupun ruangan itu besar tetapi setelah kami menempatinya itu menjadi terasa kecil. Karena kami tinggal bersama semua pekerjaan pun jadi kami lakukan secara bersama-sama, begitupun dalam hal pekerjaan rumah. Jadi ketika kami sudah lulus dari sma dan memulai perkuliahan di tempat-tempat yang berbeda itu menjadi hal yang sulit karena kami terbiasa bersama.
my translate,,^o^
sorry if I was not very good in speaking english
I want to tell about my school and my friends,,
before studying here, I am study at Islamic fullday and boarding schools
For during six years, from start junior high school until senior high school
So I stayed with my friends very long, and we became  like brothers because we eat together, sleep in the same room, study and spend time together. when someone is sad among us, we'll talk together and try to resolve his  problems
and about my school,  Our school rules are very disciplined begin from up in the morning until we go back to sleep and our activity that very much but we are happy to live it . although sometimes we get bored and want to go home,
and all we can do is have fun when I get bored in the dorm
Not only in terms of discipline , our school also in terms of language,, our tradisional language it is forbidden to be recited in school at least language that we use are Indonesian, but sometimes a little bit we use language Arabic and English words. 
Just enough from me ,,,
Thx ^^

24 Okt 2011

[Live report] Potret Cikapundung


Hari-hari ini kalau lewat sungai Cikapundung suka miris sendiri L , sedih banget ngeliatnya rasanya potret kaum pinggiran banget L dengan keadaan yang kumuh banyak rumah-rumah yang tidak teratur berusaha hidup di tengah kota Bandung yang padat dan mencoba bernafas di jantung kota Bandung. Cikapundung memang ditakdirkan membelah kota bandung, tapi di sisi lain Cikapundung juga merupakan sisi lain kota metropolitan Bandung seperti halnya Jakarta. Kalau kalian ingin lebih dekat dengan kota Bandung lihatlah lebih dekat tentang Cikapundung. Kota yang aku tempati mungkin untuk 4 tahun ke depan memang sebuah kota besar dan semua realitasnya sebagai ibukota provinsi. Inilah potret Cikapundung secara lebih dekat :
"Ada tulisan letakkan sampah pada tempatnya,,tapi apa yang terlihat?"

sampah-sampah berserakan...
"keadaan di salah satu jembatan sungai Cikapundung, Bandung"

pinggiran bantaran sungai Cikapudung

kehidupan warga pinggiran ,, "memprihatinkan"